![]() |
Ilustrasi malaikat pelindung |
Suatu ketika, di sebuah tempat penuh cahaya, ada seorang bayi yang tengah bersiap untuk menjalani kehidupan di bumi. Namun, ia merasa takut. Dengan suara lembut, ia bertanya kepada Tuhan,
"Ya Tuhan, Engkau akan mengirimku ke dunia yang asing bagiku. Aku masih kecil dan tak berdaya. Siapa yang akan melindungiku di sana?"
Tuhan tersenyum penuh kasih dan menjawab, "Di antara semua malaikat-Ku, Aku telah memilih satu yang istimewa untukmu. Ia akan menjagamu, merawatmu, dan mencintaimu tanpa syarat."
Bayi kecil itu masih ragu, "Tapi di surga ini, aku hanya perlu tersenyum dan bernyanyi untuk bahagia. Bagaimana aku bisa merasa bahagia di dunia nanti?"
Tuhan kembali menjawab, "Malaikatmu akan menyenandungkan lagu untukmu, membisikkan kata-kata penuh cinta, dan dengan sentuhannya, ia akan membuatmu tersenyum setiap hari. Kau akan merasakan kehangatan yang bahkan lebih indah dari nyanyian para malaikat di surga."
Bayi kecil itu merenung sejenak sebelum bertanya lagi, "Bagaimana aku bisa berbicara dengan orang-orang di bumi? Aku bahkan tidak tahu bahasa mereka."
Tuhan pun menjawab dengan lembut, "Malaikatmu akan mengajarkanmu dengan penuh kesabaran. Kata-kata pertamamu akan ia tuntun dengan kasih sayang. Ia akan membimbingmu memahami dunia dengan hati yang penuh cinta."
Si kecil masih terus bertanya, "Bagaimana jika aku ingin berbicara dengan-Mu, Tuhan?"
Tuhan tersenyum, "Malaikatmu akan mengajarkanmu cara berdoa. Ia akan mengangkat tangannya bersamamu, mengajarkanmu menyebut nama-Ku dengan penuh ketulusan."
Lalu, si kecil kembali khawatir, "Aku mendengar bahwa dunia tidak selalu baik. Ada banyak orang jahat di sana. Siapa yang akan melindungiku?"
Dengan penuh kasih, Tuhan menjawab, "Jangan takut. Malaikatmu akan selalu berada di sampingmu, bahkan jika nyawanya sendiri harus ia korbankan demi keselamatanmu. Ia akan melupakan kepentingannya sendiri demi kebahagiaanmu."
Namun, kini bayi kecil itu justru merasa sedih. Dengan suara lirih, ia berkata, "Tuhan, aku pasti akan merindukan-Mu..."
Tuhan pun membalas dengan penuh kehangatan, "Malaikatmu akan selalu mengingatkanmu tentang-Ku. Ia akan mengajarkanmu tentang kebaikan, kasih, dan iman. Walaupun kau tak lagi melihat-Ku, Aku akan selalu ada di sisimu."
Saat itu, suara-suara dari bumi mulai terdengar. Bayi kecil itu tahu bahwa waktunya hampir tiba. Dengan haru, ia bertanya, "Tuhan, sebelum aku pergi, bolehkah aku tahu nama malaikat yang akan Kau kirim untuk menjagaku?"
Tuhan tersenyum lembut dan berkata, "Nama malaikatmu tidaklah begitu penting, karena kau akan memanggilnya dengan sebutan... Ibu."
Makna di Balik Kisah Ini
Cerita ini bukan sekadar dongeng, tetapi refleksi nyata dari cinta seorang ibu. Sejak lahir, ibu adalah sosok yang selalu ada untuk kita—menjaga, mencintai, dan mengorbankan banyak hal demi kebahagiaan anaknya. Tanpa mengharapkan balasan, ia adalah malaikat tanpa sayap yang dikirim Tuhan untuk menemani setiap langkah hidup kita.
Sebagai anak, sudahkah kita menghargai sosok ibu dalam hidup kita? Sudahkah kita menunjukkan rasa sayang dan terima kasih kepadanya? Tidak ada kata terlambat untuk mengatakan, "Terima kasih, Ibu. Aku mencintaimu."
Bagikan Kisah Ini & Tinggalkan Komentar!
Jika cerita ini menyentuh hatimu, bagikan dengan orang-orang terdekatmu. Mari sebarkan cinta dan penghargaan untuk para ibu di seluruh dunia. Jangan lupa tinggalkan komentar di bawah dan ceritakan pengalaman atau kenangan terindahmu bersama ibumu! 😊 Sebarkan inspirasi dan jadilah bagian dari perubahan positif! Baca cerita inspirasi lain di ceritaku.my.id.
Posting Komentar