Ceritaku.my.id

Pusat Segala Cerita

Currently Viewing Posts in Informasi

Fakta-Fakta Hujan dan Doa Saat Hujan Turun

Jangan lupa membaca doa ketika hujan turun | Hujan, Doa, Kutipan sahabat

Berita viral terkini, hujan merupakan berkah bagi makhluk hidup yang ada di bumi baik itu yang berada di atas tanah maupun yang berada di dalam tanah. Dengan hujan dapat membantu banyak kehidupan makhluk hidup yang ada di bumi seperti tumbuhnya pepohonan, biji-bijian, tanah menjadi gembur dan masih banyak lagi. Namun, tahukah kamu fakta-fakta mengenai hujan yang turun dari bumi? Dan tahukan kamu doa ketika hujan turun? Berikut ulasannya.

1. Dalam satu detik, kira-kira 16 juta ton air yang menguap dari bumi

2. kecepatan air hujan yang turun dari langit ke bumi rata-rata memiliki kecepatan sebesar 8–10 km/jam. Untuk kecepatan maksimalnya mencapai 22 mil per jam atau sekitar 35 km/jam. Kecepatan turunnya air hujan ini dipengaruhi oleh kecepatan angin dan juga kondisi cuaca suatu daerah. Sangat cepat bukan?

3. Air hujan pada saat berada di langit masih dalam bentuk es atau kristal. Namun, setelah turun ke Bumi berubah bentuk menjadi titik-titik air. Hal ini akan terjadi jika suhu udara di Bumi tinggi, maka es atau salju yang terbentuk mencair menjadi air. Tapi jika suhu udara di Bumi sangat rendah, maka akan tetap turun dalam wujud salju yang berbentuk kristal. Itulah mengapa kadang terjadi hujan es di beberapa daerah di Indonesia.

4. Setiap kali habis turun hujan ada aroma khas setelah hujan yang kita hirup. Aroma yang anda hirup itu sebenarnya merupakan aroma senyawa yang disebut petrichor yang dikeluarkan oleh tanah dan rerumputan setelah bertemu dengan air.

5. Diameter setiap tetesan air hujan memiliki variasi ukuran antara 0,02–0,031 inci. Dalam setiap detik terdapat kurang lebih 16 juta ton air yang menguap dari permukaan Bumi untuk bahan hujan. Jumlah tersebut akan turun lagi ke Bumi dalam bentuk air hujan setiap detiknya dengan volume yang sama. 

Dalam satu tahun, diperkirakan jumlah ini akan mencapai 505×1012 ton. Air terus berputar dalam daur yang seimbang. Proses ini menujukan bagaimana alam melakukan keseimbangan. Sangat keren bukan!

Dalam fenomena alam yang biasa kita temui seperti hujan pun banyak memiliki fakta-fakta menarik dan juga ketika hujan pun doa-doa hamba Allah yang berdoa ketika hujan pun akan dikabulkan. Agar hujan yang turun menjadi berkah bagi makhluk hidup di bumi maka, jangan lupa untuk berdoa ketika hujan turun.

Dalam riwayat hadits Bukhori nomor 1032 dari Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu ‘anha mengatakan:

اللَّهُمَّ صَيِّباً نَافِعاً

 ‘Allahumma shoyyiban nafi’an’.

Artinya : Ya Allah, turunkan lah pada kami hujan yang bermanfaat

Dan adapun ketika hujan reda membaca doa

مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللهِ وَرَحْمَتِهِ

Muthirnaa bifadllillaahi wa rohmatihi

Artinya:”Kita diberi hujan karena keutamaan dan rahmat-Nya.”

Adapun doa ketika mendengar petir dalam kitab al-Muwaththa’ malalui sanad yang shahih disebutkan, ketika mendengar petir Rasulullah menghentikan pembicaraan lalu melafalkan:

سُبْحَانَ الَّذِيْ يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمِدِهِ وَالْمَلاَئِكَةُ مِنْ خِيْفَتِهِ

Subhanalladzi yusabbihur ro’du bi hamdihi wal mala-ikatu min khiifatih

Artinya: “Maha Suci Allah SWT yang petir dan malaikat bertasbih memuji Allah SWT karena rasa takut kepada-Nya”

Berikut merupakan fakta-fakta menarik mengenai hujan dan doa-doa yang bisa dipanjatkan ketika hujan turun juga ketika mendengar petir.mari kita biasakan untuk membaca doa ketika hujan turun, hujan berhenti dan ketika mendengar petir. Karena hujan selalu membawa berkah.

8 Hal Yang Dapat Membatalkan Puasa

Jadwal Imsakiyah dan Doa Puasa ke-20 Ramadan, Minggu 2 Mei 2021

Puasa adalah menahan hawa nafsu, dan tidak makan serta minum mulai dari terbitnya matahari hingga terbenamnya. Namun, ibadah puasa ini tidaklah mudah banyak sekali godaannya yang justru bisa membatalkan puasa. 

Lalu apa saja hal yang membatalkan puasa? Oleh karena itu, dalam tulisan kali ini akan memberikan informasi tentang 8 hal yang dapat membatalkan puasa sebagai berikut :

  • Keluar Air Mani Dengan Sengaja

Keluar air mani dengan sengaja ini maksudanya adalah jika seseorang yang bercumbu hingga mengeluarkan mani. Yakni dengan bersentuhan atau berciuman tanpa ada pembatas, atau bisa juga dengan mengeluarkan mani melalui tangan (onani).

Menurut Muhammad al Husni dalam Kifayatul Akhyar, jika keluar air mani tanpa bersentuhan seperti bermimpi basah atau karena hanya imajinasi lewat pikiran saja, maka hal itu tidak membatalkan puasa.

  • Murtad

Dalam hal ini, jumhur ulama sepakat bahwa keluarnya seseorang dari Islam alias murtad maka dapat membatalkan puasa bahkan sampai menghapus seluruh amalannya dan menghalangi diterimanya setiap amal.

Allah Subhana wa Ta’ala berfirman :

Artinya : “Dan tidak ada yang menghalangi mereka untuk diterima dari mereka nafkah-nafkahnya melainkan karena mereka kafir kepada Alllah dan Rasul-Nya.” (QS. At – Taubah : 54).  

  • Majnun atau Gila

Jumhur ulama sepakat bahwa berpuasa diwajibkan bagi orang yang berakal sehat, dan balig. Jika ada orang yang berpuasa lalu tiba-tiba gila maka puasanya batal.

  • Pengobatan Orang Sakit Melalui Dua Jalan (Qubul dan Dzhubur)

Tindakan medis yang dimaksud seperti menyuntik dan infus yakni memasukan obat atu nutrisi makanan menggunakan alat suntik, baik ke dalam otot atau pembuluh darah, sebagian ulama menyatakan bisa membatalkan puasa.

  • Makan dan Minum Dengan Sengaja

Ulama sepakat bahwa makan dan minum dengan sengaja merupakan salah satu dari sekian banyak hal yang bisa membatalkan puasa. Makan dan minum disini maksudnya adalah memasukkan sesuatu ke dalam mulut, baik yang memberikan manfaat atau tidak.

Namun, jika melakukannya dengan tanpa disengaja atau lupa, maka tidak menyebabkan batal puasanya.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Jika lupa hingga makan dan minum, hendaklah menyempurnakan puasanya, karena sesungguhnya Allah yang memberinya makan dan minum.” (HR. Bukhari 4/135 dan Muslim 1155). 

  • Muntah Dengan Sengaja

Hal lainnya yang dapat membatalkan puasa adalah muntah dengan sengaja. Namun jika tidak sengaja maka tidak batal puasanya.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi Shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Barangsiapa yang muntah menguasainya (muntah tidak sengaja) sedangkan dia dalam keadaan puasa, maka tidak ada qadha’ baginya. Namun apabila dia muntah (dengan sengaja), maka wajib baginya membayar qadha.”

  • Haid dan Nifas

Keluarnya darah dari rahim wanita, baik haid maupun nifas dapat membatalkan puasa. Maka dari itu, bagi wanita yang mendapatinya (pagi atau siang hari) maka bersegeralah untuk membatalkan puasanya dan mengqadhanya.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

 “Barangsiapa malam dia diam tidak mengerjakan sholat dan tidak juga berpuasa pada bulan Ramadhan. Dan inilah kekurangan agamnya.” (HR. Muslim (79) dan (80) dan Ibnu Umar dan Abu Hurairah Radhiyallahu anhu).

  • Melakukan Hubungan Intim Di Siang Hari

Melakukan hubungan intim  dengan sadar dan sengaja dapat membatalkan puasa. Adapun seseorang bisa dikatakan melakukan hubungan intim batas minimalnya adalah masuknya khasafah (batang kelamin pria) ke dalam farji (vagina). Jika kurang dari itu maka tidak dikategorikan hubungan intim dan tidak membatalkan puasa.