Ceritaku.my.id

Pusat Segala Cerita

Pengobatan dan Pencegahan BAB Berdarah

5 Penyebab BAB Berdarah pada Orang Dewasa, Ketahui Sejak Dini!

Meskipun terkadang tidak disertai dengan rasa sakit, BAB berdarah tetap harus diwaspadai. BAB berdarah ini bisa menjadi pertanda adanya masalah kesehatan yang cukup serius pada sistem pencernaan anda. Maka dari itu, walaupun hanya sedikit darah yang keluar pada feses, anda tetap harus waspada dan segera periksakan diri ke dokter.

Pengobatan BAB Berdarah

Banyak hal yang bisa menyebabkan kondisi BAB berdarah ini, namun yang sering terjadi adalah karena adanya perdarahan di saluran pencernaan.

Dalam mengobati BAB berdarah ini sangat tergantung dari banyaknya darah yang keluar dan penyebab yang memicunya. Adapun tujuan dari pengobatan ini adalah untuk mengatasi kekurangan darah atau anemia, menghentikan perdarahan, dan mencegah perdarahan kembali terjadi.

Untuk kasus perdarahan skala sedang hingga berat, BAB berdarah ini bisa menimbulkan tekanan darah rendah, pusing, hingga syok. Penderita yang mengalami kondisi tersebut harus diberikan cairan pengganti melalui infus dan transfusi darah dengan segera.

Sedangkan untuk menghentikan perdarahannya itu, dokter akan menjalankan endoskopi. Selain berfungsi untuk menentukan penyebab serta lokasi perdarahan, endoskopi ini juga bisa digunakan untuk mengatasi perdarahan melalui beberapa metode sebagai berikut :

  • Electrocauterization

Electrocauterization ini adalah sebuah prosedur yang menggunakan arus listrik guna membakar jaringan atau pembuluh darah yang mengakibatkan perdarahan. 

  • Band Ligation

Band Ligation ini adalah sebuah prosedur yang dilakukan dengan cara mengikat varises esofagus atau wasir yang membengkak. Hal ini dilakukan guna menghambat aliran darah yang menyebabkan perdarahan. 

  • Endoscopic Intravariceal Cyanoacrylate Injection

Dalam metode ini, dokter akan menyuntikkan zat khusus, yakni cyanoacrylate di area yang mengalami perdarahan. Zat cyanoacrylate ini merupakan perekat sintetis yang mampu menghentikan perdarahan.

Selain menggunakan endoskopi, dokter bedah juga bisa melakukan tindakan operasi guna menghentikan perdarahan secara langsung. Bukan hanya itu, ada juga teknik embolisasi, yakni sebuah metode dengan memasukkan material khusus ke dalam pembuluh darah melalui kateter untuk yang bertujuan untuk menghentikan perdarahan.

Sesudah BAB berdarah ini teratasi, maka dokter akan mengobati penyebab yang menjadi pemicunya supaya BAB berdarah tersebut tidak terjadi kembali ke depannya. Berikut ini beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk mencegah BAB berdarah :

1. Pola Diet

Untuk pola diet ini dokter akan menyarankan mengonsumsi makanan yang berserat tinggi, seperti buah dan sayur. Bahkan, kalau perlu dokter juga akan memberikan suplemen berserat guna melunakkan feses.

2. Pemberian Obat-Obatan

Adapun pemberian obat-obatan yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut :

  • Antibiotik
  • Obat penurunan produksi asam lambung
  • Obat kemoterapi
  • Obat imunosupresif
  • Obat penghambat TNF (tomur necrosis factor)
  • Penghambat beta

3. Tindakan Medis

Tindakan medis ini misalnya adalah kolostomi guna mengobati kanker kolon, dan radioterapi guna mengobati kanker lambung.

Pencegahan BAB Berdarah

Untuk mencegah timbulnya BAB berdarah anda bisa melakukan upaya-upaya berikut ini :

  • Mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi seimbang
  • Berolahraga secara rutin dan teratur
  • Menjaga berat badan yang ideal
  • Berhenti melakukan kebiasaan buruk seperti merokok
  • Selalu memeriksakan tekanan darah dan kolesterol secara rutin
  • Menjaga area dubur atau anus agar tetap kering
  • Rajin membersihkan dubur menggunakan air hangat dan sabun yang lembut
  • Minum banyak air putih
  • Hindari mengejan terlalu keras saat BAB
  • Tidak menunda BAB saat terasa
  • Jangan duduk terlalu lama di permukaan yang keras

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *